KUTAI BARAT, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kolaborasi Program Gerakan Pembagian Masker kepada Guru dan Peserta Didik yang dilaksanakan di SMPN 1 Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat, Rabu (26/8/2026)pagi.
Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kesehatan dan keselamatan guru serta peserta didik, khususnya di tengah kondisi polusi udara yang terjadi akibat kebakaran di wilayah Kutai Barat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses pendidikan yang berkualitas.
Bupati Frederick Edwin menyambut baik sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung program tersebut. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi bagi masa depan Kutai Barat sehingga proses belajar harus didukung dengan kondisi lingkungan yang sehat dan aman.
“Gerakan hari ini bukan sekadar membagikan masker secara gratis. Lebih dari itu, acara ini adalah bukti nyata dari kekuatan kolaborasi. Pemerintah, sekolah, masyarakat, dan mitra kerja sama-sama peduli terhadap kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.
Bupati menjelaskan, menyikapi terjadinya bencana kebakaran di Kutai Barat yang berdampak terhadap kualitas udara, diperlukan langkah-langkah untuk melindungi masyarakat dari paparan polusi. Salah satunya melalui penggunaan masker sebagai perlindungan sederhana namun efektif dari polusi debu, virus, maupun penyakit menular di lingkungan sekolah.
Ia juga berpesan kepada para guru agar terus menjadi teladan bagi peserta didik, termasuk dalam menerapkan pola hidup bersih dan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Ajarkan dan contohkan bagaimana cara menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah setiap hari,” pesannya.
Kepada para peserta didik, Bupati meminta agar masker yang telah dibagikan digunakan dengan benar, terutama saat berada di luar rumah maupun di lingkungan sekolah. Hal tersebut penting untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun teman-teman, terlebih saat Kutai Barat menghadapi polusi udara akibat kebakaran hutan.
Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman agar stamina tetap terjaga serta tubuh selalu sehat dan prima.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, kesehatan, dan kemajuan dunia pendidikan.
Bupati Frederick Edwin turut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Kutai Barat beserta jajaran serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kutai Barat yang telah menunjukkan kepedulian dan menginisiasi kegiatan tersebut.
“Sekali lagi mari kita sukseskan gerakan ini demi mewujudkan generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, dan berprestasi,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan kesehatan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, masyarakat, dan mitra dalam menghadapi dampak polusi udara di Kutai Barat.
Wakil Kepsek SMPN1 Barong Tongkok Ibu Yeni Pujiarti mengatakan, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Barat atas kunjungan dan juga dalam rangka kegiatan dalam kepedulian. Secara aksi nyata yang dilakukan di SMP Negeri 1 Barong Tongkok.
Menurutnya saat ini Kabupaten Kubar. Udara memang sedang sangat tidak baik, karena memang cuaca yang sangat ekstrem dan juga terjadinya kebakaran hutan yang sangat luar biasa. Hal ini juga menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah Daerah secara khusus, di SMP Negeri 1 Barong Tongko, ini kami sangat mengucapkan terima kasih. Ada kepedulian yang sangat luar biasa bagi kami.
Dikatakan saya ingin melaporkan bahwa jumlah dari peserta didik kami saat ini di SMP Negeri 1 Barong Tongko adalah sebanyak 1.083 murid, untuk pegawai dan guru berjumlah 63 orang.(KP36)

