SENDAWAR, Prokopim-Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin menegaskan enam komitmen utama untuk memperkuat integritas, disiplin dan kinerja seluruh perangkat daerah (PD) dalam Rapat Arahan Pimpinan dan Penandatanganan Komitmen Bersama antara Bupati dan kepala PD di lingkungan Pemkab Kubar, di Ruang Serbaguna Auditorium Aji Tulur Jejangkat, Kantor Bupati Kubar, Selasa (18/8/2026).
Menurut Bupati, rapat tersebut memiliki nilai strategis dan fundamental bagi keberlanjutan pemerintahan serta pembangunan daerah. Momentum itu dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi, menyamakan persepsi, sekaligus memperkuat komitmen seluruh PD agar pelayanan kepada masyarakat berjalan cepat, tepat sasaran dan terukur.
Dalam arahannya, Frederick Edwin menegaskan enam poin yang wajib menjadi pedoman seluruh kepala PD. Pertama, meningkatkan integritas dan disiplin dengan menjauhi segala bentuk penyimpangan serta praktik korupsi. Ia menekankan kepercayaan masyarakat merupakan modal utama pemerintah sehingga harus dijaga bersama.
“Apabila ada yang terbukti melakukan penyimpangan, saya bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah tidak akan memberikan pembelaan,”tegasnya.
Komitmen kedua adalah mempercepat serapan anggaran dan pelaksanaan program kerja melalui peningkatan produktivitas, disiplin waktu serta menghindari penundaan pekerjaan, terutama program yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat.
Ketiga, seluruh pimpinan PD diwajibkan hadir dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan kedinasan, mulai dari rapat koordinasi, rapat pimpinan, upacara, hingga peringatan hari besar nasional sebagai bentuk keteladanan dalam membangun disiplin organisasi.
Keempat, Bupati meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan sinergi dengan menghilangkan ego sektoral. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui kerja sama yang solid dan tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan.
Komitmen kelima adalah mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi dalam pelayanan publik agar layanan pemerintah semakin mudah, cepat, efisien dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, poin keenam menegaskan bahwa penandatanganan komitmen bersama bukan sekadar seremoni, melainkan janji moral seluruh kepala perangkat daerah kepada pemerintah dan masyarakat yang harus diwujudkan melalui kerja keras, kejujuran dan tanggung jawab.
Menutup arahannya, Frederick Edwin meminta seluruh kepala PD menjadikan arahan pimpinan sebagai pedoman utama dalam menyusun dan melaksanakan program kerja. Ia juga menegaskan tidak boleh ada lagi ego sektoral agar seluruh program berjalan selaras dalam mewujudkan visi Kubar yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat. (KP6)

