KUTAI BARAT, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin secara resmi membuka rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 yang dipusatkan di Alun-Alun Itho, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Selasa (18/8/2026) malam, ditandai dengan pemukulan gendong secara bersama-sama.

Pembukaan HKG PKK ke-54 turut dihadiri Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran Pemkab Kutai Barat, Ketua dan jajaran TP PKK, organisasi wanita, para camat, lurah dan petinggi se-Kutai Barat, tokoh adat dan masyarakat, pimpinan perusahaan dan perbankan, serta peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK yang telah bekerja keras mempersiapkan dan melaksanakan HKG PKK ke-54. Menurutnya, HKG PKK bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen, mengevaluasi program, meningkatkan kapasitas kader, serta mempererat kebersamaan PKK dari tingkat kabupaten hingga kampung.

“HKG PKK ke-54 hendaknya menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi pengalaman, mengembangkan kreativitas dan inovasi, serta memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK,” ujar Bupati.

HKG PKK ke-54 Kabupaten Kutai Barat dilaksanakan selama tiga hari, 18–20 Agustus 2026, dengan melibatkan sekitar 1.010 peserta dari 16 kecamatan.

Bupati menjelaskan, tema HKG PKK tahun ini adalah “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045”, dengan subtema “Bergerak Bersama Mewujudkan Keluarga Tangguh untuk Kabupaten Kutai Barat Sukses dalam Rangka Menuju Generasi Emas Tahun 2045.”

Menurutnya, tema tersebut memiliki makna penting karena PKK memiliki peran strategis dalam membangun keluarga sebagai fondasi pembangunan. Melalui program di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga, ketahanan pangan, lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, PKK diharapkan mampu hadir secara langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

Karena itu, Bupati berharap seluruh kader PKK semakin aktif, inovatif dan responsif dalam melahirkan program yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dengan TP PKK. Pembangunan daerah, menurutnya, tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat, termasuk PKK yang memiliki jaringan hingga tingkat kampung.

Kepada seluruh peserta, Bupati berpesan agar berbagai rangkaian kegiatan HKG PKK, mulai dari perlombaan, penyuluhan, seminar, kegiatan kreativitas hingga kegiatan kebersamaan, tidak hanya berorientasi pada prestasi.

“Jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun persaudaraan dan membawa praktik-praktik baik untuk diterapkan di wilayah masing-masing,” pesannya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin mengatakan HKG PKK ke-54 menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, persatuan dan kemitraan antara PKK, masyarakat dan pemerintah.

Ia menegaskan, semangat gotong royong harus terus menjadi kekuatan dalam menjalankan gerakan PKK. Di usia ke-54, keberadaan PKK diharapkan semakin memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat Kutai Barat.

Mengakhiri sambutan Ketua PKK berharap semangat HKG PKK ke-54 semakin memperkuat kebersamaan, sinergi dan gotong royong dalam memberdayakan keluarga serta mendukung terwujudnya Kabupaten Kutai Barat yang semakin sejahtera, aman, adil, merata dan beradat. (KP36/17)

Komentar dinonaktifkan.