SENDAWAR, Prokopim-Pemkab Kutai Barat (Kubar) menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur dan kekayaan sumber daya alam. Kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kubar Frederick Edwin saat membuka Sosialisasi Program Pendidikan S1, S2 dan S3 yang diselenggarakan STIENAS Samarinda, di Auditorium Aji Tulur, Kantor Bupati Kubar, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan itu dihadiri Plt Asisten 3 Sekkab Mobilala, Kepala Dinas Sosial Aldolfus Edhardus Pontus, Plt Kepala Dinas Kesehatan Barnabas, Ketua Program Pendidikan STIENAS Samarinda Marten Apuy beserta jajaran.
Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif STIENAS Samarinda membuka akses informasi pendidikan tinggi bagi masyarakat Kutai Barat. Menurutnya, program tersebut menjadi peluang bagi aparatur sipil negara (ASN), tenaga profesional maupun generasi muda untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan tinggi.
“Program seperti ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi masyarakat Kubar, untuk meningkatkan jenjang pendidikan dan kompetensinya,”ujarnya.
Ia menilai tantangan pembangunan ke depan menuntut hadirnya aparatur pemerintahan yang profesional, dunia usaha yang didukung tenaga kerja kompeten serta generasi muda yang mampu melahirkan inovasi dan solusi bagi berbagai persoalan daerah.
Karena itu, peningkatan kualitas SDM harus menjadi komitmen bersama. Pemkab Kutai Barat, lanjutnya, akan terus memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas, mulai jenjang sarjana, magister hingga doktoral.
Frederick berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi terus diperkuat sehingga semakin banyak putra-putri daerah memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia juga mengingatkan peserta sosialisasi agar tidak memandang pendidikan hanya sebagai sarana memperoleh gelar akademik. Pendidikan, katanya, harus menjadi media untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, membangun pola pikir yang adaptif serta memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
“Daerah yang maju adalah daerah yang memiliki SDM unggul. Dengan SDM yang berkualitas, kita akan mampu mengelola potensi daerah, meningkatkan pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mewujudkan masyarakat Kubar yang berdaya saing, harmonis, berbudaya, dan tetap menjunjung adat istiadat,”tegasnya.
Bupati kembali menyampaikan apresiasi kepada STIENAS Samarinda atas komitmennya membuka peluang pendidikan bagi masyarakat Kubar. Ia berharap sosialisasi tersebut menjadi langkah awal yang mendorong semakin banyak warga melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi demi memperkuat daya saing daerah. (KP6)

