SENDAWAR,Prokopim – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus memperkuat budaya kerja yang berorientasi pada hasil melalui Entry Meeting Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Perangkat Daerah.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat I Lantai II Kantor Bappedalitbang Kubar, Kamis (6/8), dibuka oleh Asisten I Setdakab Kubar, Nopandel.
Dalam sambutannya, Nopandel menegaskan bahwa evaluasi SAKIP bukan sekadar agenda administratif, melainkan instrumen strategis untuk mengukur efektivitas penyelenggaraan pemerintahan sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan peningkatan nilai SAKIP Kabupaten Kutai Barat sangat bergantung pada kualitas implementasi SAKIP di setiap perangkat daerah. Karena itu, seluruh OPD harus mampu menyusun perencanaan yang berorientasi pada hasil, menetapkan indikator kinerja yang terukur, serta memanfaatkan hasil evaluasi sebagai dasar pengambilan keputusan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan entry meeting menjadi tahapan awal evaluasi untuk membangun kesamaan persepsi antara tim evaluator dan perangkat daerah mengenai ruang lingkup, metode, serta target yang ingin dicapai. Melalui evaluasi tersebut diharapkan setiap OPD mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Nopandel juga menekankan bahwa pengawasan yang dilakukan Inspektorat tidak lagi berorientasi pada pencarian kesalahan (fault finding), tetapi sebagai mitra strategis dalam memperbaiki tata kelola, manajemen risiko, dan akuntabilitas kinerja. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah bersikap terbuka, kooperatif, dan proaktif selama proses evaluasi berlangsung agar rekomendasi yang dihasilkan tepat sasaran dan dapat ditindaklanjuti.
Di akhir sambutannya, Nopandel mengajak seluruh perangkat daerah menjadikan evaluasi SAKIP sebagai momentum memperkuat budaya kinerja dan meningkatkan akuntabilitas demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kutai Barat.(KP17)

