KUTAIBARAT, PROKOPIM – Bupati Kutai Barat Frederick Edwin secara resmi menutup rangkaian kegiatan Job Fair Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 yang digelar di GOR Desnan, Jumat (28/8/2026) sore. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27–28 Agustus 2026, menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam memperluas akses kesempatan kerja dan mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan dunia industri.
Turut hadir mendampingi Bupati, Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Victory, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kutai Barat Maria Christina Mozes Edwin, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Barat Welsi, serta sejumlah unsur Forkopimda dan kepala perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Job Fair, khususnya Disnakertrans Kutai Barat, perusahaan peserta, narasumber, lembaga pelatihan kerja, Bursa Kerja Khusus (BKK), serta seluruh pencari kerja yang berpartisipasi.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Job Fair ini,” ujar Frederick Edwin.
Bupati menjelaskan, Job Fair Kabupaten Kutai Barat Tahun 2026 diikuti oleh 25 perusahaan. Dari jumlah tersebut, 19 perusahaan membuka lowongan pekerjaan, satu kegiatan pelatihan kerja, dan lima perusahaan membuka kesempatan pemagangan mandiri.
Menurutnya, berakhirnya pelaksanaan Job Fair tidak berarti berakhir pula kesempatan bagi para pencari kerja. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus memanfaatkan informasi dan peluang yang diperoleh selama kegiatan, sekaligus meningkatkan kemampuan agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Bagi para pencari kerja, manfaatkan setiap informasi dan peluang yang telah diperoleh. Terus tingkatkan keterampilan, kompetensi, kedisiplinan dan etos kerja, karena keberhasilan dalam dunia kerja membutuhkan kemauan untuk belajar dan berkembang,” pesannya.
Frederick Edwin juga memberikan penghargaan kepada seluruh perusahaan yang telah membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Kutai Barat. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam memperluas penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan terus berkomitmen memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong masyarakat menjadi lebih produktif dan mandiri melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Mari kita jadikan semangat Job Fair ini sebagai bagian dari gerakan bersama: Kubar Kerja, Kubar Sejahtera,” tegasnya.
Bupati menambahkan, tersedianya lapangan pekerjaan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan ekonomi keluarga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Ketika masyarakat mendapatkan pekerjaan, maka pendapatan meningkat, keluarga menjadi lebih kuat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” katanya.
Plt.Kadisnakertrans Welsi Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat Kutai Barat memperoleh akses terhadap lapangan pekerjaan.
Selain itu, keberadaan Job Fair diharapkan turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat.
Lanjutnya, Melalui pelaksanaan Job Fair 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Pencari kerja diharapkan memperoleh akses yang lebih luas terhadap peluang pekerjaan, sementara dunia usaha mendapatkan tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Pelaksanaan Job Fair ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri, sekaligus mendorong peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
Semangat tersebut diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan “Kubar Kerja, Kubar Sejahtera.”pungkasnya.(KP36)

