KUTAI BARAT,PROKOPIM – Menindaklanjuti himbauan Bupati Kutai Barat Frederick Edwin terkait kewaspadaan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Yayasan Pendidikan Transformasi membagikan sebanyak 1.000 masker kepada masyarakat pengguna jalan, Jumat (28/8/2026) pagi.
Kegiatan pembagian masker tersebut dilaksanakan di pertigaan lampu merah Jln Hasanudin (Kampung Sumber Sari), dengan menyasar para pengguna kendaraan bermotor maupun pengendara mobil yang melintas di kawasan tersebut.
Ketua Yayasan Pendidikan Transformasi, Widodo R., mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pihak sekolah terhadap kondisi masyarakat, khususnya dalam menghadapi dampak asap akibat Karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kutai Barat.
“Pembagian masker kepada pengguna jalan ini merupakan bentuk kepedulian Sekolah Transformasi yang berada di Kampung Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok. Kami sangat mendukung imbauan Bupati Kutai Barat dan Dinas Pendidikan Kutai Barat dalam menyikapi kondisi Karhutla, sehingga masyarakat diharapkan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” jelas Widodo.
Ia menambahkan, pembagian masker diharapkan dapat membantu melindungi masyarakat dari paparan asap dan partikel yang dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.
Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan.
“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan sekaligus mengingatkan para pengguna jalan agar selalu memperhatikan kesehatan dengan menggunakan masker, terutama ketika kualitas udara kurang baik akibat asap Karhutla,” ujarnya.
Senada dikatakan Koordinator Lapangan Zakaria Kristian, Yayasan Pendidikan Transformasi juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan Karhutla serta menjaga lingkungan agar tetap aman dan sehat.
Pembagian 1.000 masker oleh Guru-Guru sekolah Tranaformasi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dukungan dunia pendidikan terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dalam melindungi masyarakat dari dampak Karhutla dan menjaga kesehatan warga.(KP36)

