KUTAI BARAT, PROKOPIM – Kepedulian Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kutai Barat terhadap masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi sosial. Selain membagikan masker kepada pengguna jalan di sejumlah titik di wilayah Kutai Barat, PDGI Kubar juga memberikan bantuan kepada petugas pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Barat yang tengah bertugas di lapangan.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PDGI Cabang Kutai Barat, dr. Fitri Mitha Donna, bersama sejumlah anggota PDGI kepada pihak BPBD Kutai Barat.

Adapun bantuan yang diberikan berupa 400 masker, air mineral kemasan botol, makanan ringan berupa biskuit dan kue, serta minuman susu Ultra Milk dan susu Bear Brand. Bantuan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi para petugas pemadam kebakaran yang terjun langsung ke lapangan dalam upaya menangani dan memadamkan kebakaran.

dr. Fitri Mitha Donna mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PDGI Kutai Barat untuk turut mendukung para petugas yang bekerja di lapangan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan asupan makanan dan minuman selama menjalankan tugas.

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang diberikan dengan ketulusan.
“Tidak semua pelayanan harus dimulai dari sesuatu yang besar. Kadang-kadang kepedulian hadir melalui sesuatu yang sangat sederhana: sebuah masker, sebuah edukasi, sebuah sapaan, dan sebuah tangan yang terulur. Namun ketika diberikan dengan ketulusan, hal sederhana dapat menjadi pesan besar: kami peduli, kami hadir bersama Anda,” ujarnya.

Ia menegaskan, profesi dokter gigi bukan hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, tetapi juga membawa tanggung jawab sosial untuk ikut mengambil bagian dalam berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

“Menjadi dokter gigi adalah sebuah profesi sekaligus kepercayaan. Menjadi bagian dari organisasi profesi berarti memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk ikut mengambil bagian dalam persoalan kesehatan masyarakat. Karena amanah tidak cukup hanya diucapkan, amanah harus diwujudkan melalui tindakan,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Fitri menyampaikan bahwa pengabdian PDGI tidak berhenti di ruang praktik, dental unit maupun pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Ketika masyarakat menghadapi persoalan kesehatan, lingkungan membutuhkan perhatian, dan masyarakat membutuhkan dukungan, dokter gigi juga memiliki tanggung jawab untuk hadir.

“Kami adalah dokter gigi. Tetapi pengabdian kami tidak berhenti di ruang praktik, dental unit, ataupun pelayanan kesehatan gigi dan mulut. Ketika masyarakat menghadapi persoalan kesehatan, ketika lingkungan membutuhkan perhatian, dan ketika saudara-saudara kita membutuhkan dukungan, profesi harus memiliki keberanian untuk hadir,” tuturnya.

Ia menambahkan, profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan profesi, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Profesionalisme bukan hanya tentang apa yang mampu kita kerjakan, tetapi tentang seberapa besar manfaat kehadiran kita bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui aksi sosial tersebut, PDGI Cabang Kutai Barat kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, termasuk memberikan dukungan kepada para petugas yang berada di garis depan dalam penanganan kebakaran.

DOKTER GIGI JUGA HADIR UNTUK KEMANUSIAAN.
Inilah semangat PDGI Cabang Kutai Barat: DEKAT di H.A.T.I. (KP36)

Komentar dinonaktifkan.