SENDAWAR , Prokopim – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menerima bantuan bagi korban bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dari Bankaltimtara. Bantuan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Kantor Bupati Kutai Barat, Senin (31/8) pagi.
Dalam kegiatan tersebut, bantuan berupa paket kebutuhan pokok, yakni beras, minyak goreng dan gula, diberikan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kondisi darurat Karhutla. Selain itu, Pemkab Kubar juga menyerahkan sebanyak 5.500 masker kepada masyarakat melalui pemerintah kecamatan se-Kabupaten Kutai Barat.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam arahannya menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kerja bersama seluruh elemen. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi bencana yang terjadi, terlebih saat musim kemarau dan kekeringan.
“Penanganan Karhutla tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Sinergi dan kolaborasi seluruh pihak sangat dibutuhkan, termasuk dunia usaha dan perbankan, masyarakat, aparat, akademisi serta media,” tegasnya.
Frederick juga mengapresiasi kontribusi Bankaltimtara yang turut mengambil bagian dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat menghadapi kondisi darurat Karhutla.
Ia meminta agar seluruh bantuan yang diterima pemerintah dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Distribusi bantuan harus dilakukan secara tepat sasaran dan tidak boleh mengalami penundaan.
“Seluruh bantuan yang diterima harus segera didistribusikan langsung kepada korban bencana tanpa penundaan,” ujarnya.
Selain membantu kebutuhan masyarakat, Bupati juga menekankan pentingnya memperhatikan kondisi para petugas yang berada di lapangan. Personel BPBD, TNI, Polri dan relawan yang berjibaku melakukan pemadaman api membutuhkan dukungan logistik untuk menjaga stamina selama menjalankan tugas.
Di sisi lain, Frederick mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau berlangsung. Warga juga diminta tidak lengah terhadap potensi munculnya titik api dan penyebaran asap akibat Karhutla.
Terkait pembagian masker, Bupati mengimbau masyarakat agar menggunakannya secara disiplin, khususnya ketika melakukan aktivitas di luar ruangan. Menurutnya, perlindungan kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam menghadapi dampak kabut asap.
“Masker harus segera dibagikan agar masyarakat terlindung dari bahaya penyakit pernapasan seperti ISPA. Prioritaskan anak-anak, lansia, ibu hamil dan warga yang memiliki riwayat gangguan pernapasan,” pesannya.
Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kondisi udara dipenuhi asap, memperbanyak konsumsi air putih serta segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau batuk.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua, Ketua DPRD Kubar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kubar, SekKab kubar, DANKI Brimob Kompi 2 Batalyon B Pelopor Kubar, Komandan Polisi Militer Kubar, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian serta para Camat di lingkungan Pemkab Kubar.
Hadir pula Pimpinan Bankaltimtara Cabang Sendawar beserta jajaran dan undangan lainnya.
Bupati berharap semangat gotong royong dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat. Dengan kebersamaan seluruh pihak, penanganan Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif dan mampu memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.
“Ini adalah tantangan yang kita hadapi saat ini. Namun saya yakin kolaborasi kita bersama yang solid akan memampukan kita melewati masa ini,” pungkas Frederick.(KP17)

