SENDAWAR-Bupati Kutai Barat (Kubar) Frederick Edwin menegaskan bahwa keberagaman suku dan etnis merupakan kekayaan berharga yang harus terus dijaga melalui pelestarian budaya. Menurutnya, budaya menjadi jembatan kokoh dalam merawat persatuan, kebersamaan dan kedamaian di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Hal itu disampaikan Bupati melalui Plt Asisten 3 Sekkab Kubar Mobilala, saat menutup secara resmi Pentas Seni dan Budaya, di Panggung Utama Taman Budaya Sendawar, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, Senin (27/7/2026).

Bupati menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh masyarakat. Pertama, keberagaman yang dimiliki Kubar harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan melalui pelestarian budaya.

“Kita memiliki keberagaman suku dan etnis yang merupakan kekayaan berharga. Budaya harus menjadi jembatan kokoh yang merawat persatuan, kebersamaan dan kedamaian di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,”ujarnya.

Pesan kedua, Frederick menekankan pentingnya menjaga warisan budaya leluhur sebagai kebanggaan generasi penerus. Di tengah derasnya arus modernisasi dan globalisasi, nilai-nilai tradisi lokal harus tetap hidup sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

Sementara itu, pesan ketiga menyoroti pentingnya pengembangan kebudayaan yang berjalan beriringan dengan promosi pariwisata daerah dan pemberdayaan pelaku UMKM kreatif. Menurutnya, seni dan tradisi tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pengembangan kebudayaan harus berjalan seiring dengan promosi pariwisata lokal dan pemberdayaan UMKM kreatif. Seni dan tradisi harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat luas,”tegasnya.

Bupati juga mengajak generasi muda, khususnya para pelaku sanggar seni, untuk terus aktif melestarikan budaya daerah. Ia mendorong pemanfaatan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana kreatif dalam memperkenalkan adat, tari, musik tradisional serta kekayaan budaya Kubar ke tingkat nasional hingga internasional.

“Jadilah pewaris budaya yang aktif dan bangga atas identitas daerah sendiri,”pesannya.

Frederick Edwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, para seniman, penggiat sanggar seni serta masyarakat yang telah mencurahkan tenaga dan waktu demi menyukseskan penyelenggaraan pentas seni dan budaya tersebut.

Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya bukan sekadar menghadirkan hiburan melalui sebuah pertunjukan, tetapi merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga marwah dan identitas daerah agar tetap lestari dari generasi ke generasi. (KP6)

Komentar dinonaktifkan.